Beli eSIM untuk traveling sekarang sudah semudah belanja online. Tapi justru karena pilihannya makin banyak, makin banyak juga orang yang akhirnya salah pilih paket, kelebihan kuota, atau malah kehabisan di tengah perjalanan.
Kalau kamu baru pertama kali mau pakai eSIM atau sudah pernah tapi merasa ada yang kurang tepat, tujuh tips berikut ini bisa membantu kamu memilih paket eSIM yang paling sesuai dengan kebutuhan perjalanan.
Ini langkah pertama yang paling sering dilewatkan orang. Tidak semua HP mendukung eSIM, dan membeli paket tanpa cek kompatibilitas dulu adalah kesalahan yang cukup mahal.
Cara paling cepat untuk cek: buka aplikasi telepon, ketik *#06#, dan lihat apakah ada nomor EID yang muncul di layar. Kalau ada, HP kamu support eSIM. Kalau tidak ada, kamu perlu pilih opsi lain seperti SIM card fisik atau pocket WiFi.
Perlu diingat, iPhone yang dibeli di daratan China dan beberapa varian Xiaomi seri CN biasanya tidak mendukung eSIM meskipun spesifikasi teknisnya sama dengan versi global.
Ini bagian yang paling sering salah. Banyak orang beli kuota terlalu kecil karena underestimate kebutuhan, atau terlalu besar karena takut habis padahal akhirnya mubazir.
Sebagai panduan umum:
Kalau kamu tidak yakin masuk kategori mana, pilih paket satu tingkat di atas kebiasaanmu. Lebih baik sedikit lebih besar dari yang dibutuhkan daripada kehabisan di tengah jalan.
Ada dua jenis kuota eSIM yang perlu kamu pahami sebelum beli:
Kuota ini direset setiap hari. Misalnya paket 1GB per hari selama 7 hari. Kalau hari ini kamu hanya pakai 500MB, sisa 500MB tidak bisa dibawa ke hari berikutnya. Cocok untuk yang pemakaian datanya stabil setiap hari.
Kuota ini dihitung dari total keseluruhan masa aktif. Paket 10GB untuk 7 hari artinya kamu bebas pakai 10GB kapan saja selama tujuh hari itu, mau habis di hari pertama atau dicicil sampai hari terakhir. Lebih fleksibel dan cocok untuk yang pola pakainya tidak menentu.
Untuk kebanyakan traveler, kuota total lebih menguntungkan karena memberi kebebasan lebih besar dalam mengatur penggunaan data.
Tidak semua eSIM punya coverage yang sama di setiap negara. Ada provider yang punya jaringan kuat di kota besar tapi lemah di daerah pedesaan atau kota kecil.
Sebelum beli, cari tahu:
Ini penting terutama kalau kamu berencana pergi ke destinasi di luar kota besar. Jepang misalnya, sinyalnya excellent hampir di mana saja. Tapi di beberapa negara Eropa atau Amerika Selatan, coverage bisa sangat bervariasi tergantung operatornya.
Kalau kamu berencana berbagi koneksi internet ke laptop atau HP teman dari eSIM kamu, pastikan paket yang kamu pilih mengizinkan fitur hotspot atau tethering.
Tidak semua paket eSIM mengizinkan ini. Ada yang memblokir hotspot sepenuhnya, ada yang membatasi kecepatan saat dipakai untuk hotspot. Baca deskripsi produk dengan teliti atau tanya langsung ke penjual sebelum beli.
Kalau pergi rombongan dan ingin berbagi koneksi, pertimbangkan juga opsi pocket WiFi yang memang dirancang untuk dipakai bersama hingga beberapa perangkat sekaligus.
Ini kebiasaan yang masih banyak dilakukan orang dan hampir selalu merugikan. eSIM yang dijual di konter bandara negara tujuan biasanya jauh lebih mahal dari harga normal, dan kamu juga harus antre dulu di sana.
Dengan membeli eSIM sebelum berangkat, kamu bisa langsung aktif saat pesawat mendarat. Tidak perlu cari koneksi dulu untuk download aplikasi, tidak perlu antre, dan harganya pun jauh lebih hemat.
QR code eSIM akan dikirim ke email kamu, jadi simpan email tersebut dan pastikan kamu bisa mengaksesnya saat butuh aktivasi, idealnya download atau screenshot QR code-nya sebelum naik pesawat.
Ada dua jenis masa berlaku yang perlu dibedakan:
PinjamWifi misalnya, memberikan masa berlaku 3 bulan sejak tanggal pembelian sebelum QR code perlu diaktifkan. Jadi kamu bisa beli jauh-jauh hari tanpa takut kedaluwarsa.
Temukan paket eSIM terbaik untuk perjalananmu di pinjamwifi.com
Tersedia untuk 190+ negara | Kuota daily dan total | Hotspot supported
©2023 Pinjam WiFi. All rights reserved. Website Design by Alamaya